2 Komentar

Panik Membawa Malu

bursa-kuwait-panik

Seminar Nasional IPTEK 2009, Kerjasama UKM FOCES bersama MITI. Di sanlah tempat kejadian itu. Sebelumnya semuanya telah kusiapkan dengan matang. walaupun aku hanya memiliki waktu satu hari sebelum hari H. Pagi-pagi setelah sahur, kuperiksa semua kesiapan. Musik??? OK. Slide??? Ok. Data semuanya??? siap. dengan kemeja biri delapis dengan Allmamater Kebanggaan serta dihiasi oleh dasi di Leher (selama kuliah di IPB baru kali ini pake dasi….), kulangkahkan kaki menuju tempat terselenggaranya Seminar. Kesiapan yang seblumnya sudah matang, diganggu oleh proyektor Audit yang tidak dapat digunakan. Hufhh.. hancur deh rencana A gagal… beralih lah ke rencana B. jadinya Operator berada di atas panggung, lesehan dibalik pepohonan (red bunga hias).

Tidak masalah dengan kondisi itu. toh sama sekali ga mempengaruhi jalannya acara. Cuma ga nyaman aja duduknya lesehan itu. Udah kaya apa gitu di depan lebih dari 300 peserta. Terpaksa deh rusmus cuek keluar.

Sampai sesi seminar selesai, masalah tak ada yang terlalu kelihatan. paling di tegur dikit ama presenter gara-gara bengong sebentar (haha.. ngahayal apa puasa-puasa??). Nah… masalah muncul pada saat sesi tanya jawab. Slide yang sudah tidak digunakan membuatku lengah. Karena main ‘oprak oprek’ file video di laptop. tiba-tiba ga sengaja meng-klik doble file video. jadilah masalah muncul. Laptop itu suaranya lumayan kencang, sehingga suaranya sempat menggaduhkan peserta. Otomatis aku panik dong, di depanku ada pembicara besar sedang menjawab pertanyaan dari peserta. sementara laptob di depanku berbunyi musik yang aneh. Dengan panik , kucari volume laptop, tapi sayang, ini bukan laptpku. jadi aku bengung menemukan volumenya. ingin kututup playernya. tapi sayang, entah mengapa video playernya tidak muncul di desktop. otomatis aku makin panik dong. apalagi melihan lirikan sang pembicara. haduh…. payah. Dan dengan Bijaksana dan spontanitas, maka kumatikan laptop itu secara paksa. dan akhirnya….. aku berhasil mematikan laptop itu. Huh, malu aku ama peserta, pembicara dan panitia yang lainnya. Kenapa harus panik ya???

Iklan

2 comments on “Panik Membawa Malu

  1. wuhahahahaha……
    kak haris…kak haris…..
    lgian bs gitu…gmn critanya seh…..
    makanya klo lg jd operator tuh jgn smsan ma peserta kakk…..
    hahahahaha….
    jangan bengong juga……
    huahahahaha……..
    jadi dah tuh leptop ngaco….

  2. *senyum-senyum lagi baca, sedikit membayangkan* hehehe

    ya, itu hal yg wajar, tapi jika terus dilatih untuk mengendalikan kepanikan bisa kok jadi tdk panikan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: