2 Komentar

Kecantikan Yang Sesungguhnya

Kecantikan hati… kecantikan yang abadi…

Hem… mungkin ini bukan kapasitas saya sebagai seorang peria. Tapi tidak ada ada salahnya saya memandang kecantikan dari kacamata saya.  lihatlah sepasang matanya yang hening yang selalu menjeling tajam atau yang kadang kala malu-malu memberikan kerlingan manja. Lihatlah bibirnya yang tak jemu-jemu menyerlahkan senyuman manis, atau yang sekali-sekala memberikan kucupan mesra di dahi ibu juga, ayah, suami dan pipi munggil anak-anak. Lihat pula hilai tawanya yang gemersik dan suara manjanya yang boleh melembut sekaligus melembutkan perasaan.

Sejuta perkataan belum cukup untuk menceritakan kecantikan perempuan. Sejuta malah berjuta-juta kali ganda perkataan pun masih belum cukup untuk mendefinisikan tentang keindahan perempuan. Namun, betapa pun dijaga, dipelihara, dibelai dan ditatap di hadapan cermin saban waktu, tiba masanya segalanya akan pergi jua. Wajah akan suram, mata akan kelam. Di Ujung nanti, semua wanita itu akan terlihat sama saja. Tidak ada yang cantik, tidak ada yang indah, tidak ada lagi yang dapat memberikan kelembutan pada pandangan mata.

Yach…. inilah kecantikan rupa yang akan basi dimakan waktu. kecantikan yang mungkin tidak bertahan walau hanya 40 tahun. Kecantikan ini memang didambakan oleh setiap kaum Adam. Namun, jauh di lubuk hati masih ada kecantikan yang lebih diharapkan. kecantikan yang tak lekang oleh waktu. kecantikan yang hilang oleh cerita. kecantikan abadi yang benar-benar didamba oleh siapun.

Inilah kecantikan yang dipupuk oleh Iman dan ibadah….


Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: