2 Komentar

Tak Ada Waktu Untuk Merenung

Bencana kembali datang menghampiri kita. Kali ini saudara kita yang berada di Desa Tenjolaya, Kelurahan Tenjolaya, Kecamatan Pasir Jambu Ciwidey, menjadi korban. Untung direnungkan? saya rasa sudah habis waktu untuk merenung. Apa lagi yang harus kita renungkan. Haruskah kita terus-terusan merenung hingga kehancuran memporak-porandakan kita? takkan pernah kita mampu menaklukkan alam. semakin alam ditaklukkan. maka semakin dekat pembalasan alam untuk kita. Jadi, sudah saatnya sinergis dengan alam.

Iklan

2 comments on “Tak Ada Waktu Untuk Merenung

  1. di atas itu cuma 500 kata :matabelo: beneran dihitung?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: