Sudah saya duga sebelumnya. Kegagalan KRS kemarin, 08-02-2010 akan mengakibatkan kekecewaan bagi mahasiswa IPB yang dari pagi sudah menyiapkan diri untuk mengisi KRS. Pelampiasan kekecewaan mahasiswa dituliskan dalam buku tamu website IPB. Namun, sebagai mahasiswa. Ada beberapa kata (tata bahasa) yang tidak layak dituliskan. Bahasa yang bersifat menghina tidak seharusnya diposting di halaman tersebut. Pengakses web IPB tidak hanya mahasiswa IPB, tapi halaman tersebut bersifat terbuka untuk umum.




Semester satu berakhir. Sekarang saatnya memasuki semester dua. Semester yang mulai diisi dengan semangat baru. Masa adaptasi sudah berakhir. Sekarang adalah benar-benar waktu untuk aktualisasi diri. Bukan berarti menjadi manusia yang egois. Akan tetapi mulai saat ini kita telah memiliki tanggung jawab sosial. Tanggung jawab pada diri sendiri, tanggung jawab pada orang tua, dan tanggung jawab pada semua orang yang menyayangi kita. Kejarlah mimpi besarmu itu, jangan biarkan iya barlalu. Semangat.
Setidaknya saya membagi perempuan kepada empat kategori dalam persepsi saya. Mereka adalah, perempuan yang saya ‘benci’, perempuan biasa-biasa saja, perempuan yang saya hormati,dan perempuan yang saya cintai. semuanya berbeda dimata saya. Namun, kali ini saya begitu kecewa ketika melihat perempuan yang saya hormati berada pada jalan yang sama sekali tidak pernah terfikirkan.Dia tidak menggunakan jilbabnya di rumah, padahal di dalam ada cowo yang bukan muhrimnya. sungguh, rasa hormat saya hilang.
indahnya berbagi. Satu perbuatan kecil yang dapat mengikat sebuah hubungan silatyrahmi yang kecil. Saling memberi dapat memupuk kasih sayang diantara manusia. Bukan jumlah pemberian yang menjadi takaran seberapa besar efek dari hasil pemberian itu. tapi, dengan niat keikhlasan, sebuah senyuman dapat menyiram amarah orang lain. sebuah candaan dapat memecah kebekuan.
berjalan mencari arti hidup,….

















