[Gunung Gede] Persiapan Pendakian

Gunung Gede - Abdul Haris Nasution

Awal pendakian… yah ini bukan saja awal dari pendakian gunung gede yang saya lakukan. Tapi ini adalah pendakian Gunung yang pertama kali saya lakukan. Memang sebatas melakukan wisata alam sering saya lakukan. Paling berat mungkin sekedar berjalan menikmati panorama alam curug (air terjun) atau area wisata alam lain yang sudah dirancang.

Ini yang pertama. Carrier backpack? saya tidak punya! Sleeping bag? Mana mungkin saya punya! terbesit keinginan untuk meminjam kepada teman-teman yang telah memiliki pengalaman naik gunung sebelumnya. Tapi setelah saya pikir ulang, ternyata kedua barang tersebut adalah investasi bagi para pendaki gunung. Tentu saja saya tidak menginginkan ini menjadi pendakian pertama dan terakhir saya. Karenanya dengan meringankan hati saya terpaksa membobol tabungan yang masih saya miliki. Berat memang, untuk melakukan pendakian ini harus membeli alat-alat yang bahkan selama ini saya tidak pernah memimpikan untuk memilikinya. Tapi inilah. Semua keputusan harus ada resiko. Yang terberat sebenarnya bukan masalah mahalnya Tas dan Carrier backpack yang saya beli. Tapi Lanjut membaca

Yang “TER” dalam Hidup Ini

Pesan Imam Ghazali

 

REPOST…

Ga ada salahnya repost sesuatu yang memberikan pesan positif yah… mungkin sebagian besar dari kita sudah sering baca dan mungkin sudah sangat hafal dengan enam pesan Imam Ghazali berikut. Tapi tentu tidak ada salahnya mengulang bukan? mana tau ada teman yang membutuhkan untuk merefresh kembali kan? utama sebenarnya kepada saya juga. yang sebagai manusia banyak lupanya…

Suatu hari, Imam Al Ghozali berkumpul dengan murid-muridnya. Lalu Imam Al Ghozali mengajukan 6 pertanyaan.
Pertama,”Apa yang paling dekat dengan diri kita di dunia ini?”. Murid-muridnya ada yang menjawab orang tua, guru, teman,dan kerabatnya. Imam Ghozali menjelaskan semua jawaban itu benar. tetapi yang paling dekat dengan kita adalah “MATI”. Sebab itu sudah janji Allah SWT bahwa setiap yang bernyawa pasti akan mati. (Ali Imran 185)

Pertanyaan kedua “Apa yang paling jauh dari diri kita di dunia ini?”.. Murid-muridnya ada yang menjawab bulan, matahari, dan bintang-bintang. Lalu Imam Ghozali menjelaskan bahwa semua jawaban yang mereka berikan adalah benar. Tapi yang paling benar adalah MASA LALU. Bagaimanapun kita, apapun kendaraan kita, tetap kita tidak bisa kembali ke masa lalu. Oleh sebab itu kita harus menjaga hari ini dan hari-hari yang akan datang dengan perbuatan yang sesuai dengan ajaran Agama.

Pertanyaan yang ke tiga. “Apa yang paling besar di dunia ini?”. Murid-muridnya ada yang menjawab gunung, bumi, lautan dan matahari. Semua jawaban itu benar kata Imam Ghozali. Tapi yang paling besar dari yang ada di dunia ini adalah “NAFSU” (Al A’Raf 179). Maka kita harus hati-hati dengan nafsu kita, jangan sampai nafsu membawa kita ke neraka.

Pertanyaan ke empat adalah, “Apa yang paling berat di dunia ini?”. Ada yang menjawab baja, besi, dan gajah. Semua jawaban itu benar, kata Imam Ghozali. Tapi yang paling berat adalah “memegang AMANAH” (Al Ahzab 72). Tumbuh-tumbuhan, binatang, gunung, dan malaikat semua tidak mampu ketika Allah SWT meminta mereka untuk menjadi kalifah (pemimpin) di dunia ini.Tetapi manusia dengan sombongnya menyanggupi permintaan Allah SWT,sehingga banyak dari manusia masuk ke neraka karena ia tidak bisa memegang amanahnya.

Pertanyaan yang ke lima adalah, “Apa yang paling ringan di dunia ini?”.

Ada yang menjawab kapas, angin, debu, dan daun-daunan. Semua itu benar kata Imam Ghozali. Tapi yang paling ringan di dunia ini adalah MENINGGALKAN SHOLAT. Gara-gara pekerjaan kita tinggalkan sholat, gara-gara meeting kita tinggalkan sholat.

Lantas pertanyaan ke enam adalah, “Apakah yang paling tajam di dunia ini?”

Murid-muridnya menjawab dengan serentak, pedang… Benar kata Imam Ghozali. Tapi yang paling tajam adalah “LIDAH MANUSIA”. Karena melalui lidah, Manusia dengan gampangnya menyakiti hati dan melukai perasaan saudaranya sendiri.

Go Green !!!

Go Green !!!

 

Secara “tidak kita sadari” perilaku kita terhadap lingkungan sudah sangat tidak bersahabat. Desakan kebutuhan manusia akibatnya pertambahan yang sangat signifikan seolah menghalalkan segala cara untuk memenuhi kebutuhan keinginan manusia. Akankah suatu saat nanti, lapangan hijau, taman bermain, dan udara segar hanya bisa dinikmati dalam dongeng sebelum tidur anak cucu kita? Akankah mereka menikmati itu dalam selembar buku sejarah yang dengan bangga mereka bawa ke sekolah? entah lah, namun inilah kenyataan saat ini. Setiap haru terjadi pengerusakan lingkungan yang sangat dramatis. Sebuah penelitian bahkan pernah menyebutkan hutan Indonesia Gundul 11 Lapangan Bola setiap hari. Namun kenapa dunia persepakbolaan kita tidak maju juga? (jangan di fikirkan, itu hanya sebuah perbandingan). Yuk bergerak. apa yang bisa kita berikan untuk bumi. Karena alam kita saat ini adalah warisan dari anak cucu kita di mana depan.

Kembalinya Pemilik Blog Ini!

ImageSetelah sebelumnya memutuskan untuk berpindah ke blog reguler dengan menggunakan ekstensi .com. sekarang memutuskan untuk kembali ke halaman ini. Ternyata blog ini jauh memiliki sejarah yang tidak mudah untuk ditinggalkan begitu saja. ini memang bukan blog pertama saya. tapi ini adalah blog pertama yang saya serius merawatnya hingga saat ini mencapai 175 tulisan. entah dari sekian banyak tulisan itu berapa yang bermanfaat dan berapa yang hanya berisi tulisan galau atau opini iseng pada negeri ini. kisah perjalanan hidup juga terdapat di blog ini.

Blog itu ternyata adalah tempat para blogger menuliskan jejak hidupnya, opininya, pandangannya, dan lain sebagainya.

ini saatnya melangkah kembali bersama blog ini. memperbaharui lagi, dan tentunya mulai menulis dan menambah konten di blog ini. 

selamat berbenah kembali, membersihkan sarang laba-laba yang sudah begitu mengotori blog ini. untuk pembaca yang nyasar ke tulisan ini. KAPAN TERAKHIR KALI ANDA MEMPOSTING TULISAN DI BLOG ANDA? coba periksa lagi, mungkin sudah banyak sarang laba-laba-nya juga itu blog. hahaha. 

[Foto] Kunjungan BEM Fakultas Ilmu Komputer Universitas Indonesia Ke BEM KM IPB

Rabu, 6 September 2012, BEM KM IPB kehadiran tamu dari Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Ilmu Komputer Universitas Indonesia. Kehadiran Mahasiswa tersebut disambut hangat langsung oleh Presiden Mahasiswa IPB beserta para Pimpinan BEM KM IPB. Mereka disambut di sekretariat kebanggaan lembaga kemahasiswaan IPB, Yakni Student Centre. Di bawah ini ditmpilkan foto-foto dalam penerimaan tamu tersebut. Lanjut membaca